Tugas 2 Imam Rangkuman Konsep Digital
Nama : Muhammad Imam Santoso
Kelas : 2B
NIM : 1903015237
Tugas 2
Konsep –
Konsep Digital
Pengertian
umum digital adalah suatu gambaran terkait keadaan bilangan yang di dalamnya
terdiri dari angka 0 dan 1, atau off dan on yang merupakan bilangan biner atau yang
dikenal dengan istilah binary digit. Pendapat lain ada yang menjelaskan bahwa digital
adalah suatu data ataupun sinyal yang dinyatakan dalam serangkaian digit angka
0 dan 1 dan biasanya akan diwakili oleh berbagai kuantitas fisik, seperti
polaritas magnetik atau tegangan. Aplikasi teknologi digital terdiri dari Televisi, sistem komunikasi, radar, navigasi dan sistem pemanduan,
sistem militer, instrumen kedokteran, Pengaturan proses industri dan lain –
lain
Kuantitas analog direpresentasikan dengan
variabel kontinyu dan indikator yang sebanding dengan nilai variabelnya.Sekecil apapun perubahan
pada kuantitas fisik, akan ada perubahan pula pada indikator analognyaPada elektronika
analog: kuantitas fisik diukur atau diproses dengan mengubahnya ke dalam tegangan/arus yang
sesuai. Sinyal listrik tersebut dapat digunakan untuk pemrosesan, menampilkan informasi, dan melakukan
pengendalian.Mikrofon: menghasilkan keluaran tegangan
yang sesuai dengan amplitudo gelombang suara yang masuk. Variasi gelombang suara akan
menghasilkan variasi tegangan keluaran.Kuantitas analog dapat bervariasi
nilainya pada nilai rentang yang kontinyu. Kuantitas digital tidak
direpresentasikan dengan indikator variabel yang kontinyu, tetapi dengan simbol
yaitu digit. Kuantitas Digital
mempunyai seperangkat nilai – nilai diskrit. Representasi digital tidak ambigu. Dalam praktik, ketika
kita mengukur kuantitas analog akan ada interpretasi. Sebagai manusia kita membulatkannya ke nilai
yang lebih “manusiawi”. Sistem Digital Kombinasi perangkat yang
dirancang untuk memanipulasi informasi (yang bersifat) logika, atau kuantitas fisik yang direpresentasikan
dalam bentuk digital.Sistem digital hanya menerima kuantitas
dengan nilai diskret.Mengapa harus menggunakan sistem digital? Perancangan Mudah Dilakukan
● Rangkaian dalam sistem digital menggunakan (rangkaian)
kontak atau saklar. ● Besar arus dan
tegangan tidak terlalu penting.
● Prinsip: ada atau tidak ada tegangan/arus dalam bentuk
rentang TINGGI atau RENDAH.Informasi Lebih Mudah
Disimpan
● Terdapat komponen yang dapat digunakan untuk menyimpan
informasi digital tergantung seberapa lama kita menghendakinya dan dalam ruang
yang relatif kecil.
● Pengambilan informasi dapat dilakukan kapan saja.Lebih Tepat dan Teliti
● Pada sistem analog,
ketepatan dan ketelitian didapat dengan pemakaian komponen yang lebih presisi. Sistem ini juga terpengaruh
oleh suhu, kelembapan, variasi toleransi komponen dalam rangkaian, dan lain-lain.
● Pada sistem digital, ketepatan dan ketelitian didapat
dengan penggunaan komponen yang sama. Ketepatan dan
ketelitian mudah dipertahankan pada seluruh sistem.Ketika sinyal sudah
dalam bentuk digital, informasi di dalamnya relatif tidak akan berubah saat
diproses.
Keuntungan Sistem Digital terhadap
sistem analog
·
Lebih handal dari pada sistem analog
karena mempunyai kekebalan yang lebih baik terhadap noise dan keakuratan
sistem.
·
Mudah dalam perancangan: Tidak membutuhkan keahlian matematika khusus
untuk menggambarkan perlakuan rangkaian digital (logika) sederhana.
·
Dapat diprogram kedalam komponen.
·
Kecepatan: sebuah elemen logika
digital dapat menghasilkan sebuah keluaran lebih kecil dari pada 10 nanosecond
(10-8 seconds).
·
Ekonomis: Karena penggabungan jutaan
elemen logika digitak dalam sebuah chip tunggal menghasilkan IC berbiaya
rendah.
Elektronika analog ialah bidang
elektronika dimana sinyal listrik yang terlibat bersifat kontinue, sedangkan
komponen yang digunakan umumnya disebut komponen diskrit. Beda dengan elektronika
digital dimana sinyal listrik yang terlibat merupakan sinyal 0 V atau 5 V
(sinyal digital berlogika 0 atau 1). Beberapa alat dengan konsep elektronika
analog yaitu:
1. Jam tangan konvensional
2. Kamera analog
3. Alat - alat perkusi
4. Menghitung dengan tangan, lidi, dan batu
5. Komputer analog (komputer dengan program yang
sangat sederhana)
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk
gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik
gelombang. Dua Parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat
analog adalah amplitudo dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang
umumnya terbentuk gelombang sinus memiliki tiga variabel dasar, yaitu
amplitudo, frekuensi dan phase.
1. Amplitudo merupakan ukuran tingi rendahnya tegangan
dari sinyal analog
2. Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog
dalam bentuk detik
3. Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada
saat tertentu
·
Sebuah Metode Sistem Digital dan Analog
Compact Disk (CD) player merupakan sebuah contoh sistem yang menggunakan
kedua sistem (digital dan analog).
·
Sebuah Sistem yang Menggunakan Metode Digital dan
Analog
·
Digit Biner
§ Sistem
bilangan konvensional menggunakan 10 digit: 0,1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9.
§ Sistem
bilangan biner menggunakan hanya 2 digit: 0 dan 1.
§ Kedua
digit biner dibentuk 0 dan 1
§ Kedua
digit biner juga disebut LOW dan HIGH, dimana LOW = 0 dan HIGH = 1
·
Bentuk Gelombang Digital (Pulsa
Ideal)
·
Bentuk Gelombang Digital (Pulsa
Nonideal)
·
Karakteristik Bentuk Gelombang
Fungsi Rangkaian Terpadu-Tetap (Fixed-Function
Integrated Circuits)
Bentuk – bentuk paket IC:
l Dual
in-line package (DIP)
l Small-outline
IC (SOIC)
l Flat
pack (FP)
l Plastic-leaded
chip carrier (PLCC)
l Leadless-ceramic
chip carrier (LCCC)
Komentar
Posting Komentar