Tugas 8 Imam 1903015237 Function of CL

 Function of CL 


Sirkuit kombinasional adalah jenis sirkuit di mana input saat ini hanya dapat mengubah output saat ini. Rangkaian ini disebut juga rangkaian clock independent karena untuk pengoperasiannya tidak memerlukan clock. Sirkuit ini tidak memiliki elemen memori atau jalur umpan balik, sehingga sirkuit tidak dapat menyimpan data apa pun. Rangkaian kombinasional dapat dirancang dengan menggabungkan gerbang logika. Rangkaian yang digunakan dalam logika kombinasional digunakan sebagai coding, decoding, deteksi kesalahan, manipulasi, dll. Rangkaian dasar logika kombinasional adalah multiplexer, decoder, encoder, shitter, Adder, Subtractor, dll.


Rangkaian logika kombinasional dapat memiliki 'n' jumlah variabel input dan 'm' jumlah variabel output. Untuk variabel input 'n', ada 2^n kemungkinan kombinasi variabel input. Untuk setiap kombinasi unik dari variabel input, hanya ada satu kemungkinan kombinasi output. Fungsi output selalu dinyatakan dalam variabel input. Tabel kebenaran atau persamaan Boolean dapat menentukan hubungan antara keluaran dan masukan dari rangkaian kombinasional.

Jenis Rangkaian Logika Kombinasional

Klasifikasi sirkuit kombinasional didasarkan pada aplikasi yang digunakan:

  1. Rangkaian Aritmatika dan Logika: Penambah, Pengurang, Pembanding, dll.
  2. Transmisi Data: Multiplexer, Demultiplexer, Encoder, dll.
  3. Konverter Kode: Konverter kode biner, konverter kode BCD, dll

Gerbang Logika Kombinasi

Gerbang logika kombinasional adalah gerbang dasar yang digabungkan untuk membentuk sirkuit apa pun dalam elektronik digital. Gerbang logika sangat ideal untuk mengimplementasikan fungsi Boolean yang penting—misalnya, gerbang, gerbang NAND, gerbang OR, gerbang NOR, dll.


DAN gerbang:

Gerbang AND memiliki dua atau lebih input dengan satu output. Outputnya tinggi berarti '1' ketika semua inputnya tinggi; jika tidak, hasilnya rendah berarti '0'.


ATAU gerbang:

Gerbang OR memiliki dua atau lebih masukan dan satu keluaran. Outputnya tinggi berarti '1' ketika setidaknya satu input tinggi; jika tidak, hasilnya rendah, yang berarti '0'. Tetapi di gerbang OR komersial dengan tipe input 2,3 dan $ tersedia.


Gerbang BUKAN:

Gerbang NOT memiliki satu masukan dengan satu keluaran. Ketika input tinggi berarti '1', maka output gerbang NOT akan rendah, yang berarti '0'.


gerbang NAND:

Gerbang NAND berarti NOT AND, di sini keluaran gerbang AND diumpankan ke gerbang NOT. Gerbang NAND dapat dirancang dari tabel kebenaran gerbang AND dengan melengkapi variabel keluaran. Hasil gerbang NAND rendah ketika semua input logika tinggi. Jika tidak, outputnya tinggi.


gerbang NOR:

NOR berarti gerbang NOT OR. Di sini keluaran gerbang OR dimasukkan ke gerbang NOT. Gerbang NOR dirancang dari tabel kebenaran gerbang OR dengan melengkapi semua variabel keluaran. Output dari gerbang NOR tinggi ketika semua input rendah. Jika tidak, outputnya rendah.


gerbang XOR:

Gerbang XOR berarti gerbang Exclusive-OR, juga dikenal sebagai gerbang EX-OR, memiliki dua input dan satu output. Untuk dua gerbang masukan, keluaran gerbang XOR adalah tinggi, yang berarti '1' bila bit masukan tidak sama, dan keluaran rendah berarti '0' bila ada masukan yang serupa.


Gerbang XNOR:

XNOR berarti gerbang Exclusive-NOR, juga dikenal sebagai EX-NOR; itu BUKAN dari EX-ATAU. Output dari gerbang XNOR dua input adalah high, yang berarti '1' ketika inputnya seperti dan Low ketika, tidak seperti input.


Logika Kombinasi dengan MSI dan LSI

MSI adalah singkatan dari "Medium-scale integration", yang dapat memuat 30 hingga 1000 komponen elektronik dalam satu chip IC. LSI adalah singkatan dari "Large scale integration", yang dapat memiliki ribuan komponen tertanam dan terintegrasi pada satu IC.

Penambah dengan MSI dan LSI:

MEJA KEBENARAN:


Persamaan untuk jumlah:

S=(A\oplus B )\oplus C

Membawa:

C=AB'C+A'BC+AB



contoh soal

 

1.       ...... adalah sebuah contoh dari conditional circuit

A. Shift Registers

B. Multiplexers

C. Counters

D. Flip-Flops

2.       Semua conditional circuit hanya bisa dirancang menggunakan

A. Gerbang AND

B. Gerbang OR

C.Gerbang XOR

D.Gerbang NOR

3.      Half adder adalah sebuah pengertian yang dikenal sebagai

A. NAND

B. AND

C. NOT

D. XOR

4.      Dari angka 1 sampai 4 De-multiplier, berpa banyak input lines yang dibutuhkan

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

5.      Sebuah full adder bisa di implementasikan melalui gerbang berikut

A. 2 XOR, 2 AND, 1 OR

B. 2 XOR, 2 OR, 1 AND

C. 1 XOR, 2 OR, 2 AND

D. 2 XOR, 2OR, 2 AND


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 3 Imam Sistem Bilangan

tugas 11 imam 1903015237 counter

Poin Penting dan Garis Besar Kemampuan AI oleh muhammad Imam Santoso