Langkah Dasar Dan Contoh Simulasi Antrian oleh Muhammad imam Santoso
Langkah Dasar Dan Contoh Simulasi Antrian
Langkah-Langkah Dasar Simulasi
1. Menetapkan karakteristik masukan.
– Biasanya dimodelkan sebagai distribusi
probabilitas
2. Menkonstruksi tabel simulasi.
– Spesifikasi masalah
– Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan
dan lebih dari satu respon – Pengulangan
3. Membangkitkan nilai secara berulanag untuk
setiap masukan dan mengevaluasi fungsi.
Langkah-Langkah Dasar Simulasi
Tabel Langkah dasar simulasi
Contoh Simulasi Sistem Antrian
Sistem antrina terdiri dari:
- Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan.
- Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak.
- Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas.
- Kapasitas sistem: tidak ada batasan
- Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO.
Aliran Sistem Antrian
- Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan.
- Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif
- Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan
- Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah.
- Clock simulasi: Trace waktu simulasi.
Aliran Sistem Antrian
Gambaran Umum Sistem Antrian
Aliran Sistem Antrian
Diagram Aliran Layanan yang telah selesai
Aliran Sistem Antrian
Diagram Aliran Unit Memasuki Sistem
Tabel Sistem Antrian
Aksi aksi potensial saat kedatangan.
Tabel Sistem Antrian
Keluaran (outcomes) Pelayan setelah layanan selesai
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam : https://onlinelearning.uhamka.ac.id
1. sebutkan langkah - langkah dasar simulasi?
1. Menetapkan karakteristik masukan.
– Biasanya dimodelkan sebagai distribusi
probabilitas
2. Menkonstruksi tabel simulasi.
– Spesifikasi masalah
– Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan
dan lebih dari satu respon – Pengulangan
3. Membangkitkan nilai secara berulanag untuk
setiap masukan dan mengevaluasi fungsi.
2. sebutkan contoh simulasi sistem antrian
- Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan.
- Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak.
- Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas.
- Kapasitas sistem: tidak ada batasan
- Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO.
3. sebutkan aliran sitem antrian?
- Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan.
- Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif
- Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan
- Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah.
- Clock simulasi: Trace waktu simulasi.
4. apa kelebihan dari simulasi?
Sebagian besar sistem riil dengan elemen-elemen stokastik tidak dapat dideskripsikan secara akurat dengan model matematik yang dievaluasi secara analitik. Dengan demikian simulasi seringkali merupakan satusatunya cara.
Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan beberapa kondisi operasi yang berbeda.
Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.
Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen.
Simulasi memungkinkan studi sistem dengan kerangka waktu lama dalam waktu yang lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dalam waktu yang diperpanjang.
5. fitur apa saja yang dibutuhkan software simulasi?
Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilitas U(0,1).
Membangkitkan nilai-nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, mis. eksponensial.
Memajukan waktu simulasi.
Menentukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar.
Menambah atau menghapus record pada list.
Mengumpulkan dan menganalisa data.
Melaporkan hasil.
Mendeteksi kondisi error.
6. apa saja jebakan dari simulasi?
Gagal mengidentifikasi tujuan secara jelas
Desain dan analisis eksperimen simulasi tidak memadai
Pendidikan dan pelatihan yang tidak memadai
7. sebutkan langkah langkah studi simulasi
Formulasi masalah
Penetapan tujuan dan rencana proyek: pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.
Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).
Penerjemahan Model: konversi model suatu bahas pemrograman.
Veri…kasi: Veri…kasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.
Validasi: Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.
8. Desain Eksperimen: Berapa banyak runs? Untuk berapa lama? Jenis variasi masukannya seperti apa ?
Produksi runs dan analisis: running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran.
Jalankan lagi (More runs) ?: mengulangi eksperiemn jika perlu.
Dokumentasi dan pelaporan: Dokumen dan laporan hasil
Implementasi
9. hal apa saja yang dilakukan dalam formula masalah
mengidentifikasikan maslah yang akan diselesaikan
mendeskripsikan operasi sistim dalam term-term obyek dan aktivitas dalam suatau layout
mengidentifikasi sistem dalam term-term variabel input (eksogen), dan output (endogen)
mengkatagorikan variabel input sebagi decision (controllable) dan parameters (uncontrollable)
mendefinisikan pengukuran kinerja sistim (sebagai fungsi dari variabel endogen) dan fungsi obyek (kombinasi beberapa pengukuran)
mengembangkan struktur model awal (preliminary)
mengembangkan struktur mode lebih rinci yang menident…kasi seluruh obyek berikut atribut dan interface-nya
10. bagaimana cara verifikasi simulasi?
Verifikasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik
11. bagimana cara validasi simulasi?
Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.
12. bagaimana cara pengumpulan data simulasi?
observasi langsung dan perekaman manual variabel yang diseleksi(selected)
time-stamping untuk men-track aliran suatu entitas keseluruh sistem
menyeleksi ukuran sample yang valid secara statistik
menyeleksi sutau format data yang dapat diproses oleh komputer
analisis statistik untuk menetapkan distribusi dan parameter data acak
memutuskan data mana yang dipandang sebagai acak dan yang mana diasumsikan deterministik
13. apa tujuan dan rencana proyek?
Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
14. kelemahan dari simullasi?
Setiap langkah percobaan model simulasi stokastik hanya menghasilkan estimasi dari karakteristik sistem yang sebenarnya untuk parameter input tertentu. Model analitik lebih valid.
Model simulasi seringkali mahal dan makan waktu lama untuk dikembangkan.
Output dalam jumlah besar yang dihasilkan dari simulasi biasanya tampak meyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid.
Komentar
Posting Komentar