Pendekatan Dalam Sistem Dinamik oleh Muhammad Imam Santoso
PENDEKATAN DALAM SISTEM DINAM
Definisi Sistem Dinamik
a. ldentifikasi dan definisi
masalah
b. Konseptualisasi sistem
c. Formulasi model
d. Sirnulasi model
e. Verifikasi dan validasi model
f. Analisis kebijakan
g. Impiementasi kebijakan
1. Perumusan masalah dan pemilihan batassan dunia nyata.
Tahap ini meliputi kegiatan pemilihan tema yang akan dikaji, penentuan variabel
kunci, rencana waktu untuk mempertimbangkan masa depan yang jadi pertimbangan
serta seberapa jauh kejadian masa lalu dari akar masalah tersebut dan
selanjutnya mendefinisikan masalah dinamisnya.
2. Formulasi hipotesis dinamis dengan menetapkan hipotesis
berdasarkan pada teori perilaku tergadap masalahnya dan membangun peta struktur
kausal melalui gambaran model mental pemodel dengan bantuan alat-alat seperti
causal loop diagram. Stock flow diagram, dan alat bantu lainnya. Model mental
adalah asumsi yang sangat dalam melekat, umum atau bahkan suatu gambaran dari
bayangan atau citra yang berpengaruh pada bagaimana kita memahami dunia dan
bagaimana kita mengambil tindakan (Senge 1995).
3. Tahap formulasi model simulasi dengan membuat spesifikasi
struktur, aturan keputusan, estimasi parameter 39 dan uji konsistensi dengan
tujuan dan batasan yang telah ditetapkan sebelumnya.
4. Pengujian meliputi pengujian melalui pembandingan dari
model yang dijadikan referensi, pengujian kehandalan (robustness) dan uji
sensistivitas.
5. Evaluasi dan perancangan kebijakan berdasarkan skenario
yang telah diujicobakan dari hasil simulasi. Perancangan kebijakan
mempertimbangkan analisis dampak yang ditimbulkan, kehandalan model pada
skenario yang berbeda dengan tingkat ketidakpastian yang berbeda pula serta
keterkaitan antar kebijakan agar dapat bersinergi.
1. mendefinisikan masalah dan
tujuan model
2. Menentukan variabel tujuan
3. memilih variabel control
4. memilih parameter variabel
kontrol
5. menguji model yang dihasilkan
6. melihat bagaimana model akan
bekerja, memilih horizon waktu atau perilaku dinamis dalam waktu
7. jalankan model
8. mengganti parameter dengan
alasan ekstrim
9. membandingkan hasil dengan
data eksperimen
10. Perbaiki model berdasarkan
parameter yang ada
- ldentifikasi dan definisi masalah
- Konseptualisasi sistem
- Formulasi model
- Sirnulasi model
- Verifikasi dan validasi model
- Analisis kebijakan
- Impiementasi kebijakan
3. Permasalahan dalam sistem dinamik dilihat disebabkan oleh
struktur internal sistem
4. Tujuan metodologi sistem dinamik
mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tata cara kerja suatu sistem
5. Tahapan-tahapan pemodelan apa saja
- mendefinisikan masalah dan tujuan model
- Menentukan variabel tujuan
- memilih variabel control
- memilih parameter variabel kontrol
- menguji model yang dihasilkan
- melihat bagaimana model akan bekerja, memilih horizon waktu atau perilaku dinamis dalam waktu
- jalankan model
- mengganti parameter dengan alasan ekstrim
- membandingkan hasil dengan data eksperimen
- Perbaiki model berdasarkan parameter yang ada
6. Model mental adalah
asumsi yang sangat dalam melekat, umum atau bahkan suatu gambaran dari bayangan atau citra yang berpengaruh pada bagaimana kita memahami dunia dan bagaimana kita mengambil tindakan
7. pemilihan tema yang akan dikaji, penentuan variabel kunci, rencana waktu untuk mempertimbangkan
masa depan yang jadi pertimbangan serta seberapa jauh kejadian masa lalu dari akar masalah tersebut dan selanjutnya mendefinisikan masalah dinamisnya
8. Formulasi hipotesis dinamis dengan menetapkan hipotesis berdasarkan
pada teori perilaku tergadap masalahnya dan membangun peta struktur kausal melalui gambaran model mental pemodel dengan bantuan alat-alat seperti causal loop diagram
9. Tahap formulasi model simulasi dengan membuat
spesifikasi struktur, aturan keputusan, estimasi parameter 39 dan uji konsistensi dengan tujuan dan batasan yang telah ditetapkan sebelumnya
10. Perancangan kebijakan mempertimbangkan apa
analisis dampak yang ditimbulkan, kehandalan model pada skenario yang berbeda dengan tingkat ketidakpastian yang berbeda pula serta keterkaitan antar kebijakan agar dapat bersinergi
Komentar
Posting Komentar